Love Language


Home » Blog » Love Language

Istilah love language atau bahasa cinta sekarang semakin populer. Hal tersebut cukup berbeda dengan beberapa tahun ke belakang di mana istilah ini belum banyak diketahui. Memang beberapa orang menyebut ini sebagai bahasa gaul.

Hal tersebut terjadi karena ada banyak anak muda yang menggunakannya ketika berkomunikasi. Perlu diketahui, pembahasan mengenai bahasa cinta bukan sesuatu yang diada-ada.

Itu karena, penelitian mengenai hal ini memang pernah dilakukan oleh ahli, salah satu ahli yang melakukan penelitian tersebut adalah Dr. Gary Chapman.

Baca Juga : Perfeksionis Adalah

Mengenal Love Language Secara Lebih Jauh

Ketika mendengar istilah bahasa cinta, kebanyakan orang pasti menganggap ini sebagai sesuatu yang aneh. Itu karena bahasa cinta memang tidak terlalu umum dipakai sehari-hari.

Sering juga ada orang yang menanyakan mengenai tempat kursus bahasa ini. Perlu diketahui, hal tersebut merupakan hal yang tidak perlu. Itu karena bahasa cinta yang dimaksud disini tidak seperti bahasa Indonesia atau Sunda.

Menurut Dr. Gary Chapman bahasa cinta ini merupakan prinsip komunikasi untuk memberikan cinta dalam berhubungan. Perlu diingat prinsip bahasa cinta sendiri tidak hanya digunakan untuk pasangan.

Keberadaannya bisa diaplikasikan pada teman, keluarga, maupun sahabat. Ketika berbicara tentang bahasa cinta, tiap orang memang berbeda-beda. Itu karena bahasa cinta yang diinginkan seseorang dari orang lain berbeda-beda.

Disinilah istilah love language dibedah lebih jauh. Dengan pemahaman mengenai hal ini, seseorang bisa memberikan bahasa cinta yang diinginkan pasangannya.

Hal tersebut tentu merupakan hal yang sangat baik. Jika bahasa cinta yang diberikan pada orang lain tepat, hubungan sehat akan terjadi. Ini akan berefek baik pada komunikasi di masa depan.

Berikut Berbagai Macam Bahasa Cinta

Dr. Gary Chapman pertama kali mengenalkan istilah bahasa cinta dalam bukunya yang berjudul Five Love Language. Ia menyimpulkan jika ada lima tipe bahasa cinta yang bisa diberikan pada orang lain.

Nantinya bahasa cinta ini perlu dipilih sesuai tipe pasangan. Untuk lebih jelas, berikut lima bahasa cinta dan penjelasannya secara lebih rinci.

  1. Words of Affirmation

Tipe bahasa cinta yang pertama adalah words of affirmation. Ini adalah bahasa cinta yang diberikan dalam bentuk pujian, apresiasi, atau kata-kata yang menunjukkan rasa cinta.

Orang dengan bahasa cinta ini akan merasa senang ketika mendapatkan pujian atau apresiasi terkait hal-hal yang sering dianggap sepele. Oleh sebab itu, perhatikanlah penggunaan kata-kata ketika memiliki pasangan tipe ini.

Jangan sampai merendahkan usaha yang sudah pasangan lakukan. Jika hal tersebut sampai dilakukan, kerenggangan dalam hubungan akan terasa.

  • Quality Time

Tipe love language selanjutnya sangat berbeda dengan words of affirmation. Tipe ini adalah quality di mana kata-kata bukan hal pokok yang perlu diperhatikan.

Di sini seseorang lebih menganggap jika waktu bersama pasangan adalah hal penting. Jika memiliki pasangan seperti ini, sangat tepat apabila sering bepergian walaupun tidak ke tempat yang jauh.

Dengan terus bertemu, rasa cinta pasti akan tumbuh. Namun perhatikan komitmen diri ketika sedang menjalin quality time. Normalnya orang dengan bahasa cinta ini akan kesal ketika pasangan malah fokus ke hal lain seperti ponsel ketika sedang bertemu.

  • Receiving Gifts

Receiving gifts adalah tipe love language selanjutnya. Pada poin ini sudah jelas jika seseorang akan lebih senang ketika pasangannya memberikan kado.

Perlu diingat, kado yang dimaksud di sini bukan berhubungan dengan materi. Namun orang dengan bahasa cinta ini lebih menyukai makna dari kado tersebut. Nantinya pemberian kado dianggap sebagai bukti jika pasangan memang serius dalam mencintai.

Jika memiliki pasangan dengan bahasa cinta ini, kuantitas kado lebih penting untuk diperhatikan daripada kualitas. Akan lebih baik jika sering memberikan kado walaupun harganya murah dibanding jarang memberikan kado tetapi hadiahnya selalu mahal.

  • Acts of Service

Tipe love language selanjutnya adalah act of service. Bisa dikatakan ini adalah bahasa cinta yang berbanding terbalik dengan words of affirmation. Di sini seseorang justru tidak suka ketika pasangannya sering mengatakan tentang kasih sayang dan rasa cinta.

Dibandingkan terus mengatakan hal tersebut, pribadi dengan love language acts of service lebih suka jika pasangan membuktikan rasa cinta tersebut. Pembuktian sendiri bisa dibuktikan dengan perlakuan-perlakuan yang membuktikan cinta.

Aktivitas seperti membukakan pintu mobil atau memakaikan helm kepada pasangan sangat penting untuk dilakukan. Nantinya kepedulian yang ditunjukan tersebut akan menjadi bukti kalau seseorang benar-benar mencintai pasangannya.

  • Physical Touch

Tipe bahasa cinta terakhir yang sering menimbulkan pro kontra adalah physical touch. Beberapa orang menganggap bahasa cinta ini sebagai hal negatif. Perlu diketahui, physical touch tidak selalu tentang hubungan seksual.

Physical touch bisa dibuktikan dengan menggenggam tangan ketika sedang jalan-jalan atau terus berdekatan ketika berkumpul. Disini sentuhan-sentuhan yang terjadi akan menjadi afeksi.

Jika memiliki pasangan dengan love language ini, selalu upayakan untuk terus melakukan sentuhan fisik walaupun itu terkesan sepele. Ingat sentuhan fisik di sini berfungsi untuk mengungkapkan perasaan dan tidak selalu tentang hubungan seksual.

Ketahuilah Bahasa Cinta dari Orang Sekitar

Pemahaman mengenai bahasa cinta menjadi percuma apabila kesadaran mengenai bahasa cinta pasangan tidak diketahui. Oleh sebab itu, ketahuilah bahasa cinta dari orang-orang terdekat.

Mengetahuinya sendiri bisa dilakukan dengan mempelajari respons yang diberikan ketika sebuah bahasa cinta diberikan. Lihat respons mana yang paling baik ketika hal tersebut dilakukan.

Ketika mendapatkan satu bahasa yang responsnya positif, tingkatkan intensitas bahasa cinta tersebut. Tetapi ingat, memberikan bahasa cinta secara berlebihan juga tidak baik karena kesan spesial akan menghilang.

Memahami istilah bahasa cinta memang tidak sulit. Tetapi yang sulit adalah konsisten memberikannya kepada pasangan. Selalu ingat, konsistensi menjadi kunci keberhasilan dalam memberikan love language pada pasangan.

Follow our social media :